| GEREJA DAN CIPTAAN |
|
|
|
| Written by Robert P. Borrong | ||||||||||||
| Saturday, 03 October 2009 | ||||||||||||
Page 1 of 10 GEREJA DAN CIPTAAN[1] Robert P. Borrong Pengantar Saya menyambut dengan senang hati undangan dari Institut Teologi Indonesia di Bandung untuk menyumbangkan pemikiran tentang kiprah gereja terhadap masalah lingkungan hidup. Peran gereja di tingkat lokal, nasional, regional, dan internasional tak perlu diragukan lagi, namun harus diakui bahwa lebih banyak peran itu nampak dalam wacana, sedangkan dalam aksi nyata ternyata masih sangat terbatas. Karenanya, saya berharap supaya tulisan ini dapat ditindak-lanjuti oleh gereja, supaya kita dapat bergerak dari wacana ke aksi yang nyata. Peran khusus lembaga-lembaga pendidikan teologi sebagai sumber legitimasi teologis terhadap praksis gereja, sangat dinantikan oleh gereja-gereja. Saya berangkat dari pemahaman bahwa salah satu misi penting Gereja adalah ikut serta menjaga dan memelihara bumi ciptaan Tuhan yang dikaruniakan dan dipercayakan kepada gereja untuk dapat diper-tanggungjawabkan sebagai bagian dari ibadahnya kepada Tuhan. Tulisan kecil ini mencoba memaparkan pandangan atau sikap gereja Protestan terhadap isu kerusakan lingkungan sesuai pandangan serta posisi yang sudah diambil gereja-gereja Protestan, baik pada lingkungan Dewan Gereja se-Dunia (World Council of Churches) maupun Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI). Itu berarti bahwa pandangan yang dikemukakan dalam artikel ini bukanlah sepenuhnya pandangan pribadi penulis, walaupun penulis berusaha mengemukakan sikap teologisnya yang penting.
Tentu penulis tidak berpretensi bahwa pikiran-pikiran yang di-kemukakan dalam tulisan ini mewakili seluruh pandangan Protestan. Selain karena penulis sendiri tidak mampu merangkum semua pemikiran Protestan yang begitu banyak, baik dalam konteks institusi maupun pribadi-pribadi; juga oleh karena pandangan Protestan sendiri sangat kaya dan bervariasi. Apa yang penulis kemukakan bersifat garis besar yang sangat ringkas, dan masih perlu diperkaya oleh penulis-penulis lainnya. |
||||||||||||
| Last Updated ( Friday, 04 December 2009 ) | ||||||||||||
| < Prev | Next > |
|---|